JAKARTA,KHATULISTIWAONLINE.COM
Gempa bumi magnitudo (M) 4,2 terjadi di Jayapura. Pusat gempa berada di darat.
“Pusat gempa berada di darat 13 km timur laut Jayapura, kedalaman laut 10 kilometer,” kata Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam akun twitter resminya, Jumat (4/1/2019).
Gempa tersebut terjadi pada pukul 06.15 WIB. Titik koordinat gempa berada di 2,46 LS dan 140,55 BT.
Gempa ini juga dirasakan dengan skala MMI III di Sentani dan Heram, serta skala MMI II-III di Jayapura. Skala MMI III artinya getaran yang seakan-akan ada truk berlalu. Sementara, skala MMI II getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Hingga saat ini belum ada laporan ada-tidaknya dampak kerusakan akibat gempa ini.(MAD)
YOGYAKARTA,KHATULISTIWAONLINE.COM
Sejumlah raja di Jawa diundang untuk menghadiri pernikahan agung (dhaup ageng) calon putra mahkota Puro Pakualaman Yogyakarta, BPH Kusumo Bimantoro. Kerajaan mana saja yang diundang?
Ketua 1 Dhaup Ageng Puro Pakualaman Yogyakarta, KRT Radyowisroyo, menjelaskan pihak Puro memang mengundang sejumlah raja, terutama raja dari Kerajaan di Pulau Jawa.
“(Mengundang) Solo, Mangkunegaran, Cirebon. (Kalau Keraton Yogyakarta) otomatis itu,” jelasnya saat dimintai konfirmasi, Jumat (4/1/2019).
Ketua Dhaup Ageng, KPH Indrokusumo, mengatakan memang tidak seluruh raja Nusantara diundang ke dhaup ageng. Raja yang diundang dikhususkan raja se-Jawa.
“Jadi begini, yang jelas yang sudah kami aturi yang se-Jawa. Se-Jawa itu Solo, Cirebon,” paparnya.
Di Solo tercatat ada dua kerajaan, yakni Keraton Surakarta Hadiningrat dan Mengkunegaran. Sementara di Cirebon ada empat penguasa yang diundang.
“Solo dua (kerajaan), Cirebon ada empat. Untuk luar Jawa sementara enggak, bagi mereka kan jauh juga,” pungkas Indrokusumo.(ARF)
YOGYAKARTA,KHATULISTIWAONLINE.COM
Presiden Jokowi dijadwalkan akan menghadiri resepsi pernikahan calon putra mahkota Puro Pakualaman Yogyakarta, BPH Kusumo Bimantoro, Sabtu (5/1) besok. Selain Jokowi, Ibu Negara Iriana juga dijadwalkan hadir.
“RI 1 (Jokowi) hadir, confrim. Untuk wapres (Jusuf Kalla) belum (konfirmasi),” ujar Ketua 1 Dhaup Ageng Puro Pakualaman, KRT Radyowisroyo, saat dikonfirmasi, Jumat (4/1/2019).
Radyowisroyo mengatakan, resepsi pernikahan agung (dhaup ageng) Puro Pakualaman Yogyakarta juga akan dihadiri sejumlah menteri di kabinet kerja. Namun dia enggan membeberkan nama-nama menteri yang bakal hadir.
“Datanya saya tidak pegang. Tapi pasti, sudah beberapa (menteri) yang confrimed,” paparnya.
Presiden Jokowi bersama Iriana dijadwalkan sampai di Puro Pakualaman Yogyakarta sekitar pukul 11.00 WIB. Dia hadir untuk memenuhi undangan Kagungan Dalem Puro Pakualaman.
“Saya kurang tahu (agenda lain presiden). Tapi sudah pasti (datang), karena kami sudah mendapatkan info langsung bahwa beliau akan hadir di Puro Pakualaman besok Sabtu,” tuturnya.
“(Direncanakan sampai Puro Pakualaman) Sesuai undangan. Undangannya ya sekitar jam 11.00 WIB lebih sedikit,” pungkas dia.
Diketahui, penguasa Puro Pakualaman KGPAA Paku Alam X menggelar dhaup ageng untuk menikahkan putra sulungnya BPH Kusumo Bimantoro. Resepsi pernikahannya dilangsungkan Sabtu (5/1) besok.(ARF)
SUKABUMI,KHATULISTIWAONLINE.COM
Sejumlah relawan dan tim SAR gabungan yang tengah melakukan pencarian korban longsor di Kampung Cimapag, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Sukabumi, mendadak panik saat mendengar suara gemuruh dari atas perbukitan Gunung Surandil sekitar pukul 07.30 WIB, Selasa (1/1/2019). Beberapa warga yang nekat memasuki area pencarian korban terlihat kocar-kacir berlarian ke arah perkampungan.
Di lokasi juga merasakan langsung gemuruh disertai getaran dan longsoran tanah dari tebing perbukitan setinggi kurang lebih 200 meter tersebut.
“Tolong ada gemuruh, mundur dulu relawan semua warga di lokasi pencarian mundur,” teriak petugas melalui pengeras suara.
Namun kondisi itu tidak berlangsung lama, sekitar 10 detik gemuruh berhenti dan proses pencarian kembali dilanjutkan.
Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi Eka Widiaman membenarkan hal itu, menurutnya kondisi perbukitan pasca longsor memang masih labil. Meski begitu dia berharap cuaca bisa bersahabat.
“Masih ada longsoran tanah dari bukit setinggi 200 meter, kondisinya masih labil. Meski begitu kita meminta seluruh relawan untuk tetap waspada ketika melakukan pencarian di lokasi,” ujar Eka. (MAD)
JAKARTA,KHATULISTIWAONLINE.COM
Gempa bumi magnitudo 3,4 terjadi di Kabupaten Tapanuli Utara. Gempa ini tak berpotensi menimbulkan tsunami.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan lewat akun Twitter resminya gempa terjadi pada hari ini, Selasa (1/1/2019) pukul 06.48 WIB.
Pusat gempa ada di darat 1 km arah timur laut Tapanuli Utara. Pusat gempa itu ada di kedalaman 10 km.
Getaran gempa dirasakan dalam skala III Mercaly yang artinya getaran dirasakan beberapa orang dan membuat benda yang digantung bergoyang.
Belum ada laporan lebih lanjut soal dampak gempa ini.(ADI)
JAKARTA,KHTULISTIWAONLINE.COM
Gempa bumi Magnitudo 5,1 mengguncang kawasan Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara. Gempa ini tak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.
“Tidak berpotensi tsunami,” tulis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam situs resminya, Senin (31/12/2018).
Gempa terjadi pada pukul 01.34 WIB dengan kedalaman 10 km. Pusat gempa berada di 132 km arah tenggara Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro.
Titik gempa berada pada koordinat 1,65 Lintang Utara dan 126, 38 Bujur Timur.
Belum ada laporan lebih lanjut mengenai dampak kerusakan akibat gempa. Belum diketahui juga ada atau tidaknya korban akibat kejadian tersebut.(ARF)
JAKARTA,KHATULISTIWAONLINE.COM
Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan urutan kejadian tsunami yang terjadi di kawasan Selat Sunda pada Sabtu (22/12) malam. Berikut adalah kronologi tsunami yang menewaskan ratusan korban jiwa tersebut.
Kronologi ini disampaikan lewat keterangan pers BMKG dengan penjelasan dari Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono, Minggu (30/12/2018). Peristiwa erupsi Gunung Anak Krakatau menjadi awalannya.
Jumat (21/12/2018) pukul 07.00 WIB
BMKG memberi peringatan dini gelombang tinggi yang berlaku tanggal 22 Desember pukul 07.00 WIB hingga 25 Desember pukul 07.00 WIB di wilayah perairan Selat Sunda dengan ketinggian 1,5 hingga 2,5 meter.
Jumat (21/12/2018) pukul 13.51 WIB
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mendeteksi erupsi Gunung Anak Krakatau. Ketinggian kolom abu sekitar 400 m di atas puncak dan 738 m di atas permukaan laut. Kolom abu berwarna hitam dengan intensitas tebal, condong ke arah utara. Status Gunung adalah Waspada (Level II).
Sabtu (22/12/2018) pukul 07.00 WIB
Peringatan dini gelombang tinggi berlaku dari 22 Desember 2018 pukul 07.00 WIB hingga 25 Desember 2018 pukul 07.00 WIB berlaku di wilayah perairan Selat Sunda. Ketinggian gelombang 1,5 hingga 2,5 meter.
Sabtu (22/12/2018) pukul 20.56 WIB
Terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau yang memicu longsor lereng Gunung seluas 64 Ha.
Sabtu (22/12/2018) pukul 21.03 WIB
Seismograf BMKG di Cigeulis Pandeglang (CGJ) dan beberapa sensor di wilayah Banten serta Lampung mencatat adanya getaran. Namun sistem prosesing otomatis gempa BMKG tak memproses secara otomatis karena sinyal getaran bukan berasal dari gempa tektonik.
“Sistem Peringatan dini tsunami yang dimiliki oleh BMKG saat ini hanya untuk tsunami yang disebabkan gempa bumi tektonik, sedangkan tsunami yang melanda Selat Sunda adalah akibat aktivitas vulkanik sehingga saat ada aktivitas vulkanik di Gunung Anak Kraktau,sistem peringatan dini tsunami tidak mampu memproses secara otomatis adanya aktivitas vulkanik sehingga tidak memberikan WARNING tsunami,” kata Rahmat.
BMKG tak melanjutkan pemantauan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan gunung api lainnya karena hal itu menjadi tugas PVMBG, Badan Geologi, Kementerian ESDM.
Sabtu (22/12/2018) pukul 21.30 WIB
Petugas Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG mendapat laporan kepanikan masyarakat wilayah Banten dan Lampung karena air laut pasang tidak normal. BMKG mengecek marigram Tide Gauge Badan Informasi Geospasial (BIG).
Sabtu (22/12/2018) pukul 21.27 WIB
Lewat pengecekan itu dipastikan, ada perubahan permukaan air laut di sejumlah wilayah, yakni Pantai Jambu, Bulakan, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang. Ketinggian muka air laut 0,9 m.
Sabtu (22/12/2018) pukul 21.33 WIB
Ketinggian permukaan air laut mencapai 0,35 m di pelabuhan Ciwandan, Banten.
Sabtu (22/12/2018) pukul 21.35 WIB
Ketinggian permukaan air laut mencapai 0,36 m di Kota Agung, Lampung
Sabtu (22/12/2018) pukul 21.53 WIB
Ketinggian permukaan air laut mencapai 0,28 m di Kecamatan Kota Bandar Lampung
Sabtu (22/12/2018) pukul 22.30 WIB
BMKG meyakini bahwa yang terjadi itu adalah gelombang tsunami dan segera mengeluarkan rilis pers bahwa tsunami melanda Banten dan Lampung, namun tsunami tidak dipicu oleh gempa bumi tektonik.
Minggu (23/12/2018) pukul 14.40 WIB
BMKG memastikan bahwa pusat getaran ada di gunung anak krakatau, 115,46 BT- 6.10 LS, kedalaman 1 km, Getaran tersebut setara dengan kekuatan M 3,4. (NGO)
SIDOARJO,KHATULISTIWAONLINE.COM
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berkunjung ke Ponpes Bumi Salawat, Lebo Sidoarjo. Kunjungan ke ponpes yang diasuh KH Agoes Masyhuri atau Gus Ali itu salah satu rangkaian silaturahmi ke sejumlah kiai dan ponpes di berbagai daerah.
Dalam kunjungan tersebut, Hadi didampingi jajaran pejabat Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto, Danjen Kopassus Mayjen TNI Eko Margiyono serta Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto serta rombongan.
Panglima mengatakan kunjungan ini bentuk memperkuat tali silaturahmi antara umara dan ulama. Karena dengan jalan itu, keutuhan bangsa akan semakin kuat.
“Ulama dan umaro harus terus erat hubungannya. Karena hingga kini ada masih ada upaya untuk memecah belah NKRI,” kata Hadi dalam sambutannya di Ponpes Bumi Salawat, Sidoarjo, Minggu (30/12/2018).
Tekad menjaga keutuhan bangsa, lanjut Hadi, juga sudah menjadi sinergitas bersama baik antara TNI dan Polri. Untuk itu pihaknya telah berkomitmen menjaga wilayah Indonesia dari ganguan dan ancaman baik dari dalam maupun luar.
“Kami Panglima TNI bersama Kapolri yang diwakili oleh Wakapolri memiliki komitmen tetap menjaga solidaritas, solidititas TNI dan Polri untuk menjaga wilayah NKRI ini,” tambah Hadi.
Sementara pengasuh Ponpes Bumi Salawat Gus Ali mengatakan tuduhan mengenai Indonesia akan bubar pada 2030 merupakan pernyataan tak berdasar. Sebaliknya, Gus Ali menuturkan kajian-kajian ilmiah disebutkan Indonesia adalah kiblat dunia pada 2030.
“Karena SDM masyarakat Indonesia sudah maju dan tidak kalah dengan negara lain. Karena NU, Santri, Tentara dan Polri, selalu kompak bersatu, merapatkan barisan, Insya Allah tahun 2030 Indonesia akan jaya,” tandas Gus Ali. (DON)
SOLO,KHATULISTIWAONLINE.COM
Peringatan wafat atau Haul Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi digelar di Solo selama tiga hari, 28-30 Desember 2018. Di hari pertama, terlihat ribuan tamu sudah memadati area Masjid Riyadh, lokasi pelaksanaan haul.
Adapun agenda pada hari pertama ialah rauha selepas salat asar. Dalam acara tersebut, dibacakan petuah-petuah warisan Habib Ali.
Di luar acara inti, para tamu juga menyempatkan diri berziarah di makam yang berada di sisi selatan Masjid Riyadh. Mereka biasanya membacakan tahlil sambil duduk mengitari makam.
“Hampir setiap tahun ke sini. Beliau kan dikenal dengan Maulid Simtuddurornya. Majelis kami sering membacakan itu,” kata salah satu peserta dari Jember, Wahyudi saat ditemui di sekitar masjid, Jumat (28/12/2018) malam.
“Ini tadi ziarah ke makam keturunan Habib Ali. Beliau adalah orang yang mulia, wajar kalau yang datang dari berbagai penjuru,” kata peserta lain asal Kuningan, Jawa Barat, Baihaqi.
Untuk diketahui, Masjid Riyadh hanyalah masjid kecil dengan zawiyah atau tempat untuk majelis ilmu di pojokan masjid. Karena terbatasnya tempat, para tamu haul membeludak sampai ke sepanjang Jalan Kapten Mulyadi.
Meski kecil, masjid ini memiliki nilai yang agung bagi para peserta haul. Terdapat tiga makam di Masjid Riyadh, yakni makam Habib Alwi bin Ali, Habib Ahmad bin Ali dan Habib Anis bin Alwi.
Mereka adalah keturunan Habib Ali bin Muhammad Al Habsyi. Ayah Habib Ali merupakan mufti di Kota Mekkah, Arab Saudi.
Nama Habib Ali dikenal tak hanya di Indonesia, namun sampai di berbagai negara. Haulnya setiap tahun juga diikuti peserta dari berbagai belahan dunia.
Habib Ali ialah ulama pengarang Maulid Simtudduror yang berisi kisah Nabi Muhammad sejak lahir beserta kisah tentang akhlak nabi. Maulid Simtudduror hingga kini masih dibacakan di berbagai negara.
Habib Ali lahir dan wafat di Yaman. Tiga putranya datang ke Indonesia untuk melakukan dakwah, yakni Habib Muhammad, Habib Ahmad dan Habib Alwi.
Namun salah satu putra Habib Ali, yakni Habib Muhammad pulang ke Yaman. Sedangkan Habib Ahmad dan Habib Alwi menetap di Indonesia untuk berdakwah hingga wafat.
Habib Alwi lah yang pertama kali membangun Masjid Riyadh untuk berdakwah. Setelah meninggal, dakwahnya dilanjutkan putranya, Habib Anis kemudian kini cucunya, Habib Hasan.(RIF)
YOGYAKARTA,KHATULISTIWAONLINE.COM
Dosen Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Bagas Pujilaksono Widyakanigara, menulis surat terbuka yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo. Dalam yang telah tersebar luas tersebut, Bagas menyebut BMKG gagal mengantisipasi bencana tsunami di Selat Sunda sehingga banyak timbul korban jiwa.
Dalam surat terbuka itu, Bagas yang juga tercatat sebagai dosen Teknik Fisika Fakultas Teknik UGM mengkritisi kinerja Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Menurutnya, BMKG telah gagal menjalankan tugasnya.
“Bukan bermaksud menyalahkan siapapun. Namun kasus (tsunami) Selat Sunda jelas ini adalah bentuk kegagalan BMKG dalam memberikan early warning kepada rakyat, sehingga harus jatuh banyak korban. Hal ini tidak harus terjadi jika kinerja BMKG sesuai tupoksinya. Ini kegagalan BMKG untuk kedua kalinya pasca tsunami Palu,” tulis Bagas dalam surat tersebut seperti dilihat, Kamis (27/12/2018).
Bagas juga menulis bahwa di tengah kegagalan itu dia seperti menyaksikan para pimpinan BMKG justru malah sibuk ngoceh di TV pasca bencana bak aktor/aktris sinetron dan ocehannya hanya menimbulkan blunder.
“Untuk apa? Bukannya sudah gagal total? Gagal memberi early warning ke rakyat agar mereka bisa menyelamatkan diri. Sehingga tidak jatuh korban begitu banyak,” demikian tulisnya.
Masih tertera di surat tersebut, Bagas menjelaskan banyaknya korban jiwa yang berjatuhan merupakan bukti nyata gagalnya BMKG. Oleh karenanya, dia mendesak Presiden Jokowi merombak total kepengurusan BMKG yang kini dipimpin mantan Rektor UGM, Dwikorita Karnawati, tersebut.
“Rombak pimpinan BMKG dari pucuk hingga ekor, agar ke depan kinerja BMKG lebih bermutu, utamanya dalam memberikan pelayanan peringatan dini ke masyarakat,” tuntutnya.(NGO)