Nairobi, Khatulistiwaonlibe.com
Sekelompok pelaut yang disandera oleh perompak Somalia hampir selama lima tahun dan terpaksa memakan tikus, jelas salah satu penyintas kepada BBC.
Pelaut Filipina Arnel Balbero mengatakan mereka juga hanya diberikan sedikit air dan dalam kondisi seperti “mayat hidup” menjelang pembebasan mereka.
Dua puluh enam pelaut itu disandera ketika berlayar dengan kapal mereka pada 2012 dan kemudian dibawa ke Somalia.
Menurut laporan mereka dibebaskan pada Sabtu, dilaporkan setelah tembusan dibayarkan.
Para sandera ini berasal dari China, Filipina, Kamboja, Indonesia, Vietnam dan Taiwan.
WNI yang menjadi sandera ada lima yaitu, Sudirman, Supardi, Adi Manurung, Nelson dan Nasirin. Tetapi Nasirin meninggal dunia akibat malaria pada 2014. Dalam keterangan pers di Kemenlu pada Senin (24/10) pagi, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan untuk membebaskan sandera pemerintah telah berkoordinasi dengan LSM internasional dan keluarga sandera sejak dua tahun lalu.
(AP) Sandera ini awalnya berjumlah 29 orang laki-laki, tetapi satu meninggal ketika kapal mereka ditangkap dan satu orang lain karena sakit.
Balbero yang merupakan salah satu kru kapal FV Naham 3 ketika ditangkap oleh perompak Somalia di selatan laut Seychelles.Salah satu ABK tewas ketika perompakan berlangsung, menurut organisasi non-pemerintah Oceans Beyond Piracy.
Setahun kemudian, kapal itu tenggelam dan kru di bawa ke pantai di Somalia. Dua orang pelaut kemudian tewas karena sakit.
Balbero mengatakan kepada BBC bahwa pada empat jam terakhir dan setengah tahun, dia dan rekannya dalam kondisi “seperti mayat hidup”.
Ditanya bagaimana perompak memperlakukan mereka, dia mengatakan: “Mereka hanya memberi kami sedikit air. Kami makan tikus. Ya, kami memasaknya di hutan.”
“(Kami) memakan apa saja, apa saja. Anda lapar, Anda makan.(RED)
khatulistiwaonline.com
Komentar dan postingan calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump di media sosial, kerap menimbulkan kontroversi. Postingan Trump di media sosial, bahkan kerap dituding menebar kebencian kepada pihak lain.
Komentar Trump itu sempat membuat internal Facebook berada dalam konflik dan polemik. Laman Wall Street Journal mengungkapkan, karyawan Facebook sempat gusar dengan komentar bernada kebencian Trump dan mengusulkan, agar memblokir postingan Trump di Facebook.
Dikutip dari Business Insider, Sabtu 22 Oktober 2016, desakan pemblokiran itu bukan tanpa alasan. Beberapa karyawan Facebook mengaku gusar dengan postingan Trump di halaman Facebook pada akhir tahun lalu, yang mengusulkan Muslim dilarang masuk ke wilayah Amerika Serikat.
Karyawan Facebook menganggap, postingan tersebut harus diblokir, karena mengumbar kebencian kepada Muslim.
Namun, internal Facebook tidak bulat mendukung pemblokiran postingan Trump tersebut. Malah, pendiri dan Chief Executive Officer (CEO) Facebook, Mark Zuckerberg sampai turun tangan dan ‘mengintervensi’ karyawan Facebook, agar jangan ada pemblokiran atas postingan Trump.
Menurut laporan Wall Street Journal, bos Facebook itu beralasan tidak pantas untuk menyensor postingan seorang kandidat Presiden AS.
“Saat kami meninjau laporan konten yang mungkin melanggar kebijakan kami, maka kami mengambil konteks penyesuaian,” dalih juru bicara Facebook menanggapi kabar tersebut kepada Business Insider.
Jubir Facebook itu mengatakan, konteks yang dimaksud, yaitu mencakup nilai wacana politik. Dengan menimbang telah banyak orang yang menyuarakan pendapatnya seputar pemilihan Presiden AS itu, maka Facebook memilih untuk sangat teliti melangkah dalam ulasan laporan terkait isu tersebut.
“Untuk itulah, kami hati-hati meninjau setiap laporan dan konteks sekitarnya yang berkaitan dengan konten ini berdasarkan kasus per kasus,” ujar jubir Facebook itu.
Bentuk sikap Facebok hati-hati dalam isu politik Pilpres AS juga ditunjukkan Zuckerberg. Belum lama ini, bocor memo bos Facebook kepada karyawannya terkait pada posisi mana internal Facebook dalam Pilpres AS.
Memo itu muncul untuk merespons keputusan anggota dewan Facebook, Peter Thiel yang mendukung Trump.
“Kami sangat peduli dalam keragaman. Akan sangat mudah bagi Anda untuk mendukung bagi gagasan yang Anda setujui. Akan lebih sulit, saat mendukung hak seseorang dengan sudut pandang yang berbeda. Ini yang lebih penting,” tulis bos Facebook dalam memonya.
Terkait dengan Facebook ingin memblokir Trump, tim kampanye calon presiden dari Partai Republik itu belum memberikan komentarnya. (RED)
Damaskus,khatulistiwaonline.com
Situasi di kota Aleppo, Suriah sangat memprihatinkan. Serangan-serangan udara yang belakangan ini gencar dilakukan Rusia dan Suriah di kota itu telah menewaskan hampir 500 orang. Menurut Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-moon, ransum makanan pun diperkiakan habis akhir bulan ini.
Serangan-serangan udara di wilayah Aleppo yang dikuasai pemberontak itu gencar sejak 22 September, dan telah menjadi serangan paling intens selama konflik Suriah yang telah berlangsung sekitar 5 tahun.
“Hasilnya mengerikan,” tutur Ban dalam pertemuan khusus Majelis Umum PBB seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (21/10/2016).
Disampaikan Ban, nyaris 500 orang telah tewas dan sekitar 2 ribu orang terluka akibat bombardir Rusia di Aleppo. Lebih dari seperempat korban jiwa tersebut adalah anak-anak.
Ban mengingatkan, tak ada konvoi bantuan PBB yang bisa masuk ke Aleppo sejak 7 Juli lalu dan ransum makanan akan habis pada akhir Oktober ini. Dikatakan pemimpin badan dunia itu, kelaparan dijadikan sebagai senjata perang.
Sidang khusus Majelis Umum PBB itu diminta oleh 72 negara yang dipimpin Kanada, guna mencoba memecahkan kebutuan setelah Dewan Keamanan PBB gagal mengambil tindakan untuk menghentikan serangan-serangan udara Rusia dan Suriah di Aleppo. Dua resolusi DK PBB digagalkan awal bulan ini, salah satunya karena diveto oleh Rusia, yang mendukung rezim Suriah dalam perangnya melawan pemberontak dan militan ISIS.
Pemerintah Rusia selama ini gigih mendukung rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad. Sementara Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya bersikeras menuntut pengunduran diri Assad guna mengakhiri konflik Suriah. (RED)
New York,khatulistiwaonline.com –
Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah memilih karakter buku komik Wonder Woman untuk memimpin kampanye pemberdayaan perempuan. Pilihan PBB itu menuai kecaman karena dianggap merendahkan perempuan.
Sekjen PBB Ban Ki-moon rencananya akan menghadiri seremoni pada Jumat, 21 Oktober mendatang untuk secara resmi menunjuk Wonder Woman sebagai duta besar kehormatan untuk pemberdayaan perempuan dan anak-anak perempuan. Namun sejumlah pihak telah mendesak Ban untuk tidak menghadiri seremoni itu, bahkan menyerukan PBB untuk membatalkan penunjukan Wonder Woman.
“Itu konyol,” cetus Shazia Rafi, salah satu pemimpin kelompok perempuan, She4SG, seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (18/10/2016).
“Kampanye untuk pemberdayaan perempuan diwakili oleh sebuah kartun di saat ada begitu banyak perempuan dalam kehidupan nyata yang bisa dipilih,” imbuhnya.
Rafi telah menulis surat untuk Ban yang isinya mendesak pemimpin badan dunia itu tidak hadir dalam seremoni 21 Oktober mendatang. Rafi pun mendesak agar Wonder Woman dihapuskan dari kampanye tersebut.
Atas kritikan tersebut, juru bicara PBB Stephane Dujarric menyampaikan pembelaan. Dikatakannya, pemilihan Wonder Woman semata-mata sebuah upaya untuk menjangkau kaum muda.
“Untuk menjangkau kaum muda, untuk menjangkau audiens di luar gedung ini, kita perlu kreatif,” kata Dujarric kepada para wartawan.
Dia pun menyerukan para pengkritik untuk menunggu hingga pengumuman resmi pada 21 Oktober mendatang, sebelum menarik kesimpulan mengenai tujuan kampanya yang akan berlangsung setahun itu.
Kampanye yang dinamai “All the Wonders We Can Do” ini akan fokus pada kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, yang merupakan salah satu tujuan global PBB untuk 15 tahun ke depan. (RED)
Amsterdam,khatulistiwaonline.com
Sebuah pemeriksaan dilakukan terhadap duta besar Belanda untuk China,RonKeller, atas laporan yang menyatakan dia memiliki hubungan rahasia dengan karyawati lokal.
Kementerian Luar Negeri Belanda mengatakan, Keller tidak akan bertugas aktif selama investigasi berlangsung.
Diplomat berpengalaman tersebut pindah ke Beijing pada Desember 2015 setelah bertugas di Turki dan Rusia.
Surat kabar Belanda, De Telegraaf, pada Senin melaporkan bahwa hubungan tersebut hanya disoroti baru-baru ini.
Wanita China yang disebut-sebut memiliki affair dengan Keller, bekerja di kedutaan besar Belanda, tulis surat kabar itu mengutip orang dalam.
Diplomat luar negeri di China seringkali disarankan untuk tidak memiliki hubungan dengan karyawan lokal karena risiko yang biasanya disebut dengan honey trap, yaitu jebakan yang melibatkan perempuan-perempuan lokal sebagai mata-mata pemerintah China.
Kemenlu Belanda tidak memberikan komentar dalam laporan tersebut, tapi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka menginvestigasi keluhan dan selalu menyelesaikannya dengan serius.
Keller saat ini berada di Belanda, lapor De Telegraaf, dan menambahkan bahwa kembalinya Keller ke Beijing dianggap tidak mungkin.
Dia belum berkomentar atas penskorsan dirinya.(RED)
LONDONG,khatulistiwaonline.com
Seorang ajudan anggota parlemen Inggris dari Partai Konservatif dituduh melakukan pemerkosaan. Pemerkosaan itu dilakukan di dalam Gedung Parlemen dan sedang diselidiki lebih lanjut oleh kepolisian Inggris.
Seperti dilansir AFP, Selasa (18/10/2016), Kepolisian Metropolitan London mengumumkan pihaknya tengah menyelidiki tuduhan pemerkosaan yang dilaporkan terjadi pada 14 Oktober lalu, saat pagi hari di Gedung Parlemen Inggris.
“Seorang pria berusia 23 tahun ditangkap pada hari yang sama atas dugaan pemerkosaan. Dia membayar jaminan sambil menunggu penyelidikan hingga pertengahan Januari 2017,” terang Kepolisian Metropolitan London kepada AFP.
Penyidik kepolisian tidak merilis nama korban maupun pelaku kepada publik. Namun media-media Inggris menyebut pelaku sebagai ajudan anggota parlemen Craig Mackinlay yang mewakili Partai Konservatif yang sedang berkuasa di Inggris.
“Dia sudah mengetahui adanya tuduhan terhadap salah satu stafnya,” tutur juru bicara anggota parlemen Mackinlay.
“Menindaklanjuti permintaan kepolisian dan layanan parlemen, dia mengabulkan akses penuh kepada kantornya di Westminster. Mackinlay kini masih menunggu informasi lebih lanjut dari polisi,” imbuh pernyataan itu.
Secara terpisah, juru bicara Partai Konservatif enggan berkomentar dan menyatakan tidak layak untuk memberikan komentar sementara penyelidikan kepolisian masih berlangsung.
Staf House of Commons atau Dewan Rakyat Inggris, semacam DPR, bekerja sama dengan kepolisian dalam penyelidikan ini. “Kami menyadari adanya insiden di dalam Parliamentary Estate yang sedang diselidiki Kepolisian Metropolitan,” ucap juru bicara Dewan Rakyat Inggris.
“Parlemen bekerja sama dengan polisi dalam penyelidikan mereka dan kami tidak bisa berkomentar lebih lanjut sementara penyelidikan berlanjut,” imbuhnya. Parliamentary Estate merupakan sebutan untuk kompleks yang menjadi tempat berdirinya Gedung Parlemen Inggris di London.
Gedung Parlemen Inggris yang juga disebut sebagai ‘Palace of Westminster’ tidak hanya menjadi pusat politik Inggris, tapi juga daya tarik turis. Salah satu objek wisata yang dikenal dari kompleks parlemen adalah menara jam Big Ben. Dirancang oleh Charles Barry dan Augustus Pugin, gedung Parlemen Inggris selesai dibangun tahun 1870 dan kini menjadi salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO.(RED)
MEKSIKO,khatulistiwaonline.com
Pemerintah Meksiko akan mengekstradisi kartel narkoba Joaquin ‘El Chapo’ Guzman ke Amerika Serikat. Proses itu rencananya akan dilakukan awal tahun 2017.
“Kami berharap bisa melakukannya pada Januari atau Februari,” ujar Komisaris Kemananan Nasional Renato Sales Heredia dikutip dari AFP, Jumat (14/10/2016).
Pengacara El Chapo, Refugio Rodriguez, mengatakan Heredia bisa saja mengatakan hal itu. Namun dia menyebut niat mengekstradisi El Chapo ke AS di awal 2017 itu akan sulit dilakukan.
Rodriguez mengatakan kliennya memerintahkan dirinya untuk bertarung hingga akhir. Dia sendiri optimistis akan memenangkan kasus ini jika saja tidak ada campur tangan politik.
“Dia bisa saja memiliki pendapat pribadi. Menurutku hal itu akan sulit terjadi hari ini hingga Januari,” katanya.
El Chapo ditangkap pada Februari 2014 setelah 13 tahun menjadi buronan. Dia sempat melarikan diri setahun setelahnya dari ketatnya pengamanan penjara Altiplano di dekat kota Meksiko.
Bos kartel narkoba itu melarikan diri melalui terowongan sejauh 1,5 kilometer dan mencoreng wajah Presiden Enrique Pena Nieto. Dia ditangkap kembali pada Januari di rumahnya yang terletak di wilayah Sinaloa dan dijebloskan ke penjara yang sama.
Pada Mei dia sempat dikirim ke penjara lainnya di Ciudad Juarez. Presiden Nieto sempat menolak ekstradisi El Chapo dan memilih mengadilinya di Meksiko.
El Chapo sempat kabur lagi pada Juli 2015. Setelah penangkapannya ini Presiden Nieto memerintahkan kejaksaan untuk mempercepat proses ekstradisi bos kartel narkoba itu.
Amerika akan menggelar sidang besar untuk proses ekstradisi bos kartel narkoba itu. Dia dituduh telah membunuh orang tak terhitung jumlahnya di Meksiko ketika memproduksi kokain dan mengedarkan narkoba di Amerika.(RED)
Ankara, khatulistiwaonline.com
Tiga orang prajurit militer Turki tewas dan 12 lainnya mengalami luka parah karena ledakan bom yang terjadi di 3 lokasi terpisah. Sumber kemananan setempat mengatakan bom tersebut meledak dan merusak kendaraan militer di kawasan tenggara Turki yang merupakan basis terbesar suku Kurdi.
Dilansir Reuters, Sabtu (15/10/2016), belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab dalam kejadian ini. Namun sumber dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK), kelompok militan dicurigai sebagai pelakunya.
Bom yang menewaskan 3 orang tentara tersebut dipasang di jalan antara provinsi Dyarbakir dan Mardin. Sementara 2 bom lain yang dipasang di provinsi Van dan Hakkari melukai 12 orang prajurit.
“2 di antaranya kritis,” jelas sumber tersebut.
Bagian barat daya Turki telah mengalami sejumlah aksi ledakan bom sejak PKK melakukan pemberontakan di kawasan tersebut selama 3 dekade. Meski telah dilakukan gencatan senjata, namun tahun 2015 kesepakatan tersebut dilanggar.
Anggota yang tergabung di dalam PKK disebut AS, negara Uni Eropa hingga Turki sendiri, terdiri dari sejumlah teroris. Lebih dari 40 ribu orang, kebanyakan dari mereka dari suku Kurdi, tewas dalam konflik berkepanjangan yang telah terjadi selama 32 tahun ini.(RED)
Bangkok, khatulistiwaonline.com
Penjualan pakaian warna hitam melonjak di Thailand saat negara tersebut masih berkabung atas wafatnya Raja Bhumibol Adulyadej. Otoritas Thailand memperingatkan potensi kekurangan stok pakaian warna hitam secara nasional.
Seperti dilansir AFP, Sabtu (15/10/2016), Kementerian Perdagangan Thailand menyatakan pihaknya akan bekerja bersama pabrik-pabrik garmen untuk memastikan suplai pakaian berkabung tetap stabil. Mereka menetapkan ancaman hukuman yang lebih berat untuk para pedagang maupun pihak-pihak yang berusaha menaikkan harga pakaian demi keuntungan pribadi.
Otoritas Thailand menetapkan masa berkabung nasional selama 1 tahun untuk menghormati Raja Bhumibol yang wafat di usia 88 tahun pada Kamis (13/10) sore. Selama masa berkabung selama 1 tahun, seluruh pegawai negeri di Thailand diwajibkan mengenakan pakaian warna hitam atau putih. Tidak hanya itu, untuk 30 hari ke depan, terhitung sejak Jumat (14/10), gedung-gedung pemerintah dan kantor publik wajib mengibarkan bendera setengah tiang.
Seluruh saluran televisi, termasuk jaringan satelit internasional, diwajibkan menayangkan program pemerintah yang isinya mengenang dan memuji Raja Bhumibol. Sejak Kamis (13/10), seluruh tayangan televisi di Thailand, juga media cetak dan online, hanya menampilkan gambar hitam-putih.
Otoritas Thailand awalnya akan memberlakukan perintah ini untuk 30 hari ke depan. Namun pada Jumat (14/10), otoritas setempat mengizinkan saluran televisi setempat untuk kembali pada program masing-masing dan tayangan kembali berwarna. Tapi tetap ada imbauan dari otoritas Thailand untuk stasiun televisi di negara tersebut.
“Program-program atau tayangan iklan tidak seharusnya ditayangkan untuk menghibur,” demikian pernyataan dari otoritas penyiaran Thailand, seperti dilansir AFP. Konten-konten yang tidak dianjurkan untuk ditayangkan selama masa berkabung, antara lain adegan menari, perayaan dan kekerasan.
Tidak hanya itu, seluruh presenter berita televisi harus mengenakan pakaian hitam atau putih, yang merupakan warna berkabung di Thailand. Mereka juga dilarang untuk membahas, menganalisis, atau mengkritik upacara pemakaman kerajaan.
Kemudian juga, seluruh fasilitas hiburan dan hingar-bingar dunia malam di negara itu diminta mengurangi aktivitasnya. Bar dan kelab malam di distrik merah Bangkok langsung tutup setelah kabar wafatnya Raja Bhumibol. Berbagai acara dan konser musik juga dibatalkan, termasuk acara ‘Full Moon Party’ yang banyak menarik perhatian turis asing.
Perintah-perintah itu memicu kekhawatiran bahwa perekonomian Thailand akan terkena dampaknya. Namun setidaknya penjualan pakaian warna hitam mengalami lonjakan di Thailand. Direktur Jenderal Perdagangan Domestik pada Kementerian Perdagangan Thailand, Nuntawan Sakuntanaga, menyerukan kepada warga untuk menahan diri membeli pakaian berkabung hingga pihak pabrik bisa memenuhi permintaan konsumen.
“Suplai kemeja warna hitam mungkin akan rendah dalam beberapa hari ke depan, tapi pabrik garmen bersikeras tidak akan ada kekurangan, sementara mereka akan memberlakukan harga normal.” tegas Nuntawan kepada media lokal, The Nation.
Setelah Raja Bhumibol wafat, sebut Nuntawan, pakaian warna hitam dijual dengan harga dua kali lipat dari harga normal. Kini, para pedagang yang menaikkan harga terancam hukuman denda hingga 140 ribu Baht (Rp 51 juta) dan hukuman 7 tahun penjara.(RED)
New Hampshire, khatulistiwaonline.com
Ibu Negara Amerika Serikat (AS) Michelle Obama bersuara keras mengecam calon presiden Partai Republik, Donald Trump. Michelle menyebut komentar cabul Trump soal wanita sangat memalukan.
“Ini bukan hanya percakapan ruang loker,” sebut Michelle, merujuk pada pembelaan Trump dalam debat capres kedua yang menyebut komentar cabulnya itu hanyalah percakapan sesama pria, seperti dilansir AFP, Jumat (14/10/2016). Michelle tidak menyebut langsung nama Trump.
“Ini adalah sosok berpengaruh yang berbicara dengan bebas dan terbuka soal perilaku predator seks. Dan benar-benar menyombongkan diri soal mencium dan meraba wanita,” imbuhnya saat berkampanye untuk capres Partai Demokrat Hillary Clinton di New Hampshire.
“Tidak peduli dari partai mana Anda berasal — Demokrat, Republik, independen — tidak ada wanita yang pantas diperlakukan seperti ini. Tidak ada satu orangpun yang pantas mengalami pelecehan seperti ini,” tegas pengacara wanita berusia 52 tahun lulusan Harvard ini.
Lebih lanjut, Michelle menyinggung perilaku Trump yang keji dan menakutkan terhadap wanita, masih tanpa menyebut nama Trump. “Ini mengguncang nurani saya dalam cara yang tidak bisa saya bayangkan,” ucap Michelle dengan suara bergetar.
“Ini tidak wajar. Ini bukan politik yang wajar. Ini memalukan. Ini tidak bisa ditoleransi,” tambahnya.
Komentar cabul Trump terungkap dalam rekaman video tahun 2005 yang dirilis pekan lalu. Sedangkan pekan ini, sedikitnya enam wanita menuding Trump berperilaku tidak pantas kepada mereka, mulai dari mencium paksa, meraba payudara, meraba bokong dan sebagainya. Trump telah membantah seluruh tudingan yang dimuat berbagai media AS termasuk The New York Times, NBC dan majalah People. Trump menyebut tudingan-tudingan itu didasari motif politik dan didalangi oleh rivalnya, Hillary.
“Pria-pria dalam hidup saya tidak berbicara soal perempuan seperti ini. Ini bukan cara manusia yang benar, berperilaku dan ini jelas bukan cara seseorang yang ingin menjadi Presiden AS, berperilaku,” tegasnya.
Michelle memperingatkan, jika sampai Trump terpilih menjadi Presiden AS, maka: “Kita memberitahu anak laki-laki kita bahwa boleh saja melecehkan wanita. Kita memberitahu anak perempuan kita bahwa ini cara mereka pantas diperlakukan.”
Michelle mendorong pemilih wanita di AS untuk menggunakan hak pilih pada pilpres 8 November mendatang untuk mengalahkan Trump. “Sementara ibu dan nenek kita tidak berdaya untuk mengubah situasi mereka, hari ini kita sebagai wanita memiliki seluruh kekuatan yang diperlukan untuk menentukan hasil pemilu ini. Kita punya pengetahuan. Kita punya pilihan. Kita punya hak suara,” tandas Michelle.(RED)