KEDIRI,KHATULISTIWAONLINE.COM
Himpunan Alumni Santri Lirboyo (Himasal), Masyayikh Kediri, dan PKB menggelar acara silaturahmi. Mereka sepakat dan yakin untuk memberikan dukungan penuh kepada Ma’ruf Amin.
Acara silaturahmi antara masyayikh (ulama) dengan HIMASAL itu menindaklanjuti maklumat kiai sepuh Ponpes Lirboyo yang menyerukan agar mendukung Capres Cawapres nomor 01, Jokowi- Ma’ruf Amin. Maklumat tersebut sebelumnya sempat beredar di masyarakat.
Ketua Himasal Jatim H Ahmad Fahrur Rozi mengaku telah dipanggil kiai dan pengasuh Ponpes Lirboyo, untuk mendapatkan pengarahan secara langsung dari para masyayikh Ponpes Lirboyo.
“Sebelumnya sudah memberikan seruan bahwa pengasuh Lirboyo semua alumni mensukseskan pemilu tidak golput, dan mendukung pasangan 01.” kata Gus Fahrur Rozi di Aula Muktamar Lirboyo Kediri, Jumat (29/3/2019)
Ia menambahkan, total alumni yang hadir dalam acara silaturahmi diperkirakan mencapai 1000 orang dari ribuan alumni yang tersebar. Mereka datang dari berbagai kota di Jatim. Sementara jumlah santri Lirboyo mencapai 22 ribu orang.
“Ini adalah ikhtiar pimpinan kami untuk mengetuk alumni untuk menyukseskan Pemilu dan memilih Kiai Ma’ruf Amin,” tambahnya.
Fahrur Rozi berharap Ma’ruf Amin bisa menjadi penampung aspirasi pesantren jika nanti terpilih sebagai wakil presiden. Menjadi pemimpin yang senantiasa mau memajukan pendidikan Islam di Tanah Air.
Sementara Ketua DPP PKB, Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin menyampaikan kehadirannya dalam acara silaturahmi yakni untuk mengajak para alumni dan masyayikh memberikan dukungan pada PKB.
“Alhamdulillah sesuai fatwa kiai bahwa Himasal mendukung dan menangkan paslon no 01 dan mendukung PKB, sesuai dengan pesan Kiai Ma’ruf Amin agar keluarga NU kembali ke PKB,” pungkas Cak Imin. (NGO)
PONTIANAK,KHATULISTIWAONLINE.COM
Calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) selesai berkampanye terbuka di Kota Dumai, Riau. Hari ini, Jokowi menyambangi Pontianak untuk kembali berkampanye.
Jokowi bertolak dari Kota Dumai menuju Pontianak, Kalimantan Barat, pukul 07.45 WIB, Rabu (27/3/2019). Istrinya, Iriana Jokowi ikut mendampingi.
Setibanya di Pontianak, informasi yang diterima detikcom, Jokowi menuju Kubu Raya Resort. Jokowi menyapa masyarakat di sana untuk berkampanye akbar terbuka.
Jokowi akan makan siang bersama di salah satu rumah makan di Pontianak usai kampanye.
Sore harinya, Jokowi bertolak menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Jokowi juga akan berkampanye di Stadion 17 Mei, Kota Banjarmasin.(DON)
JAKARTA,KHATULISTIWAONLINE.COM
Ustaz Jafar Umar Thalib, tersangka perusakan rumah warga di Papua, kini mendekam di Rutan Polda Papua. Ustaz Jafar sebelumnya dibantarkan karena sakit.
“Saat itu JUT (Jafar Umar Thalib) sakit dan dibantarkan, saat ini sudah di Rutan Polri, sudah kita tahan,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Mustofa Kamal saat dihubungi, Sabtu (9/3/2019). Namun, Ahmad tidak menjelaskan kapan penahanan Ustaz Jafar dilakukan.
Kini polisi tengah melengkapi berkas perkara Ustaz Jafar dan enam orang tersangka lainnya. Ahmad menyebut akan segera merampungkan penyidikan agar berkas perkara bisa dilimpahkan ke pengadilan.
“Kita sedang melengkapi berkas, mungkin sekitar 2 minggu kita upayakan tahap dua. Ada 7 tersangka, barang bukti 2 samurai itu karena pasal yang disangkakan itu (Pasal) 170 dan UU Darurat. Barang itu ditemukan di mobilkan pas tanyakan dia memiliki itu,” ujar Ahmad.
Sebelumnya, Ustaz Jafar Umar Thalib bersama sejumlah pengikutnya ditetapkan sebagai tersangka kasus perusakan rumah warga di Koya, Distrik Muara Tami. Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan status Ustaz Jafar Umar Thalib dibantarkan untuk perawatan di Rumah Sakit Polri Bhayangkara di Jayapura.
“Setiap orang yang ditahan dan ternyata sakit, maka yang bersangkutan dibantarkan dan dirawat di rumah sakit, termasuk JUT,” kata Martuani di Jayapura, sebagaimana dilansir Antara, Rabu (6/3).
Menurut polisi, saat perusakan terjadi masing-masing pihak memiliki peran tersendiri. Berikut peran masing-masing tersangka menurut:
1. JUT (58) mempunyai peran memiliki dua buah Samurai warna merah dan kuning yang selalu ditaruh di dalam mobil Triton miliknya dan menghasut santrinya untuk memperingati ke rumah korban agar mematikan musik rohaninya;
2. AJU (20) mempunyai peran membawa samurai warna kuning untuk memotong kabel dan sound di rumah korban;
3. S alias AY (42) mempunyai peran membawa samurai warna merah untuk memotong kabel dan sound korban;
4. AR (43) mempunyai peran ikut masuk ke dalam rumah korban dan ikut menegur pemilik rumah untuk mematikan musik rohani;
5. IJ (29) mempunyai peran ikut berada di halaman rumah korban dan ikut menegur pemilik rumah untuk mematikan musik rohani;
6. MM alias Z (31) mempunyai peran ikut berada di halaman rumah korban dan ikut menegur pemilik rumah untuk mematikan musik rohani;
7. AR alias A (20) mempunyai peran ikut berada di halaman rumah korban dan ikut menegur pemilik rumah untuk mematikan musik rohani.
Atas perbuatannya, para tersangka terancam Pasal 2 ayat (1) Undang-undang (UU) Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang membawa, menguasai dan memiliki senjata tajam tanpa ijin dan pasal 170 ayat (2) ke-1 tentang barang siapa dengan terang-terangan dan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang.(NGO)
DENPASAR,KHATULISTIWAONLINE.COM
Layanan internet saat Perayaan Nyepi di Bali dipastikan bakal dihentikan sementara. Penghentian layanan internet ini dilakukan guna mendukung kekhusyukan para umat Hindu di Bali untuk beribadah.
Imbauan itu mengacu pada Surat Edaran Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) nomor 3 tahun 2019 tentang ‘Imbauan untuk Melaksanakan Imbauan Bersama Majelis Agama dan Keagamaan Provinsi Bali Tahun 2019’. Isi edaran ini mengimbau agar semua penyelenggara telekomunikasi mendukung seruan bersama untuk menghentikan layanan internet pada Kamis (7/3) mulai pukul 06.00 Wita hingga Jumat (8/3) pukul 06.00 Wita.
“Agar masyarakat dan penyelenggara jasa telekomunikasi melakukan langkah-langkah menghindari dan/atau menangkal hoax dan konten negatif,” demikian bunyi petikan imbauan tersebut, dikutip khatulistiwaonline, Selasa (5/3/2019).
Aturan tersebut dikecualikan untuk lokasi obyek-obyek vital dan sifatnya untuk kepentingan umum seperti layanan rumah sakit, kantor kepolisian, militer, BPBD, BMKG, BASARNAS, Bandara, dan sebagainya. Surat edaran ini ditandatangani Menkominfo Rudiantara 1 Maret lalu.
Terpisah, Plt. Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali Gede Darmawa mengatakan penghentian internet ini diharapkan bisa mendukung kekhidmatan perayaan Nyepi. Dia berharap umat lain bisa memaklumi dan mendukung pelaksanaan Nyepi.
“Dengan adanya penghentian sementara layanan internet, diharapkan umat Hindu lebih khidmat dan khusyuk menjalani Hari Raya Suci Nyepi kali ini. Surat ini sifatnya mengajak setiap komponen masyarakat, salah satunya para provider internet untuk menciptakan Hari Suci Nyepi yang berkualitas,” ujarnya.
“Saya mengharapkan semoga umat lain yang berdomisili di Bali pada saat itu juga bisa menghormati keputusan ini,” sambung Darmawa.
Keputusan ini sebelumnya sudah melalui pembahasan bersama antara Perwakilan Kementerian Kominfo, Dinas Kominfo Provinsi Bali, PHDI Provinsi Bali, MUI Provinsi Bali, MPAG Provinsi Bali, Walubi Provinsi Bali, Keuskupan Denpasar dengan para provider penyedia layanan internet, yang digelar di ruang rapat Dirjen SDPPI Kementerian Kominfo RI. Rencana penghentian internet saat Nyepi ini juga sudah disetujui para pemuka agama lain di Bali.(NGO)
REMBANG,KHATULISTIWAONLINE.COM
Sejumlah kiai dan santri di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, berkumpul untuk menggelar halaqah kebangsaan di Rembang di wilayah perbatasan provinsi Jawa Tengah dengan Jawa Timur, Minggu (3/3/19).
Dalam halaqah kebangsaan tersebut, para kiai dan santri dari dua provinsi ini membahas pasangan calon Presiden dan wakilnya yang maju pada Piplres 2019.
Pembahasan dilakukan berdasarkan perspektif fiqih keagamaan.
Nampak hadir pula sejumlah putra KH Maimoen Zubair (Mbah Moen) Sarang, yakni Taj Yasin Maimoen yang juga merupakan wakil Gubernur Jawa Tengah, Abdul Ghofur Maimoen, sang putra bungsu Muhammad Idror Maimoen.
Kepada wartawan, Abdul Ghofur Maimoen mengungkapkan pembahasan pemilihan presiden kali ini berdasarkan buku rangkuman fiqih yang ditulis oleh salah seorang kiai yang merupakan gurunya, yakni KH Muhammad Said Abdul Rokhim yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren MUS Sarang.
“Beliau punya tulisan tentang perspektif fikih, cara memilih pemimpin itu seperti apa. Mana yang layak mana yang kurang layak. Murni berdasarkan perspektif fikih. Jadi pandangan-pandangan kiai, rujukan-rujukan kiai, rujukan-rujukan buku kitab kuning, dan ada pula kitab-kitab lain,” kata Gus Ghofur, sapaan akrabnya.
Menurutnya, memilih seorang pemimpin berdasarkan perspektif fikih merupakan tradisi pesantren yang sudah sejak lama dilakukan.
“Dan ini ingin dibedah bersama-sama barangkali ada yang kurang dan agar pas. Karena tradisi pesantren ini dalam memilih pemimpin kan harus berdasarkan hujjah-hujjah kepesantrenan,” terangnya.
Dalam halaqah kebangsaan itu pun, mengerucut pada pemilihan pasangan calon presiden nomor urut 1, Jokowi-Ma’ruf Amien pada Pilpres 17 April mendatang.
“Salah satunya ini adalah pandangan keagamaan, Jokowi terlihat lebih religius ketimbang Pak Prabowo. Kemudian dalam pandangan keagaamaan ini kalau dibarengi dengan Pak Jokowi, maka konsultasi tentang keagaamaan, kepentingan Ahlussunah Waljamaah lebih terkontrol. Karena ada wakilnya yang satu ketua MUI, dan juga Rais Aam PBNU,” jelasnya.(DON)
CIAMIS,KHATULISTIWAONLINE.COM
Ikan koi jenis goshiki terjual Rp 27,5 juta saat lelang koi dalam kontes Young Koi Show 2019 di Gedung Islamic Center Ciamis, Jawa Barat. Acara digelar Galuh Nishikigoi Club (GNC) selama dua hari atau 2-3 Maret ini bertujuan menumbuhkan keingintahuan masyarakat terhadap koi.
Koi goshiki yang memiliki panjang 70 sentimeter dan bercorak merah ini dibeli oleh Tobel, pencinta koi asal Blitar, Sabtu (2/3). Diketahui koi tersebut ini sangat jarang mencapai berukuran besar, tak heran jenis tersebut berharga fantastis.
Kusman, pembudidayaan koi asal Ciamis yang membanderol ikannya seharga Rp 27,5 juta, itu menyebut untuk merawat goshiki di Indonesia cukup sulit. “Memang ikan koi ini istimewa, tidak semua bisa merawatnya. Terutama dalam mempertahankan warna. Istimewa koi goshiki ini ukurannya besar sekitar 70 cm, warna stabil dan bodinya bagus,” ujar Kusman via telepon, Minggu (3/3/2019).
Menurut dia, karena sulitnya merawat koi goshiki mencapai ukuran besar, sehingga ketika ada melihat ukurannya besar dan bodi bagus, langsung jadi buruan pecinta koi.
“Memang butuh ketelitian, memberi makannya khusus, perawatannya berbeda. Alhamdulillah puas bisa terjual sampai setinggi itu, dulu modalnya sangat rendah. Sampai sebesar itu membutuhkan waktu sampai usia lima tahunan,” kata Kusman mengungkapkan.
Kegiatan Young Koi Show 2019 ini dimeriahkan ratusan pecinta koi dari 62 kota-kabupaten di Indonesia. “Acara ini kami laksanakan untuk menumbuhkan rasa awareness dan keingintahuan masyarakat terhadap koi. Sehingga bisa mengembangkan potensi ikan koi di Ciamis, terutama sumber daya manusia dan potensi alam,” ujar Ketua Panitia Young Koi Show 2019, Dian Udeng, saat ditemui di sela kegiatan.
Dian menjelaskan selain peserta dari berbagai daerah di Indonesia, terutama dari Aceh dan Papua, tercatat ada peserta dari Korea Selatan. Total jumlah ikan yang ikut kontes sebanyak 659 koi, dengan 17 varietas. “Dalam kontes ini juga ada lelang ikan koi, yang paling mahal itu harganya Rp 27,5 juta satu ekor, jenis koi varietas goshiki,” tuturnya.
Menurut Dian, Ciamis sangat berpotensi untuk membudidaya koi, selain didukung cuaca yang baik juga kondisi alam yang mendukung. Ditambah air yang masih melimpah.
“Di kita itu banyak koi, tapi memang harus berkualitas yang harus kita pelihara. Kalau bagus tentunya akan menghasilkan ekonomis yang tinggi,” ucap Udeng.
Dia menjelaskan ketika peternak dan pengusaha koi banyak, hal itu tentunya dapat menyerap tenaga kerja. “Tidak menutup kemungkinan ke depan Ciamis dapat menjadi salah satu daerah sentra ikan koi di Indonesia, seperti Blitar,” ucapnya.
Ciamis juga memiliki koi yang berkualitas. Penggemar dan pembudidayaannya tergabung dalam Galuh Nishikigou Club (GNC). “Hanya saja ikan koi dari Ciamis kalah di brand, jadi belum terlalu terkenal. Padahal kualitas koi yang dihasilkan di Ciamis bagus. Adanya even ini kami mengenalkan bahwa Ciamis punya klub ikan koi dan siap bersaing,” tutur Udeng.(NGO)
DENPASAR,KHATULISTIWAONLINE.COM
Operasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali akan ditutup selama 24 jam saat perayaan Nyepi. Operasional bandara baik penerbangan kedatangan maupun keberangkatan akan dihentikan.
“Operasional bandara I Ngurah Rai ditutup 24 jam saat Nyepi. Karena kita menghirmati hari raya Nyepi 2019 atau Tahun Baru Caka 1941,” kata Communication and Legal Section Head Bandara Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim di kantornya, Jl I Gusti Ngurah Rai, Bali, Kamis (28/2/2019).
Arie operasional bandara akan mulai dihentikan pada Kamis (7/2) pukul 06.00 Wita, dan akan beroperasi kembali pada hari Jumat (8/2) pukul 06.00 WITA. Dia mengatakan total ada 468 penerbangan yang dihentikan terkait penutupan operasional bandara saat Nyepi itu.
“Bahwa ada 207 penerbangan rute internasional dan 261 domestik dan tidak ada dampak kepada penumpang karena tidak ada penjadwalan dari maskapai untuk melayani penerbangan tanggal 7 Maret, karena well informed semua,” jelasnya.
Arie mengatakan ada 434 personel yang tetap siaga meski ada penghentian operasional bandara saat Nyepi itu.
“Ada sekitar 434 personel yang stand by di bandara untuk melayani penerbangan yang sifatnya emergency, ataupun medical evacuation. Jadi mulai dari aviation security, operational di ATC, teknisi baik facilities maupun peralatan, dari KP3 maupun TNI AU,” papar Arie.
Informasi penghentian operasional itu tertuang dalam Notice to Airmen (NOTAMN) Nomor A5144/18 NOTAMN yang berisi pemberitahuan kepada airline dan Bandar Udara di seluruh dunia tentang penghentian sementara operasional Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai.
Dari data penerbangan pertama berjadwal, maskapai Lion Air JT 929 tujuan Surabaya dan Indonesia Air Asia QZ 550 rute Kuala Lumpur akan menjadi penerbangan pertama yang bertolak dari Ngurah Rai. Sementara penerbangan Garuda Indonesia GA-7049 dari Lombok dan Garuda Indonesia GA-897 dari Guangzhou akan mendarat pertama setelah bandara kembali beroperasi.(NGO)
LOMBOK,KHATULISTIWAONLINE.COM
Warga NTB, khususnya di Lombok Tengah menyambut gembira soal rencana pembangunan sirkuit di kawasan Mandalika. Apalagi sirkuit itu akan menjadi tempat penyelenggaraan balapan MotoGP 2021.
“Pemerintah dan masyarakat Lombok Tengah menyambut baik rencana pembangunan sirkuit ini. Hal ini menunjukkan bahwa Lombok Tengah memiliki keunggulan dibandingkan daerah lainnya,” ungkap Bupati Lombok Tengah HM Suhaili FT saat dimintai konfirmasi, Jumat (22/2/2019).
Suhaili mengatakan, pembangunan sirkuit MotoGP di daerahnya itu akan bisa menjadi menjadi pemicu berkembangnya dunia pariwisata di NTB.
Persiapan yang sudah dilakukan Pemkab adalah dengan menyediakan berbagai kemudahan perizinan yang dibutuhkan selain penyiapan sumber daya manusia yang ada.
“Kita siap memfasilitasi apapun izin yang dibutuhkan,” katanya.
Rencananya sirkuit Mandalika akan dibangun pada Oktober 2019 ini. Sirkuit Mandalika akan memiliki panjang 4,32 km. Sirkuit tersebut memiliki satu lintasan lurus, yang sepertinya akan menjadi garis start dan finish. Sirkuit akan terdiri dari 18 tikungan.
Sarana penunjang area paddock akan memiliki 40 garasi untuk operasional tim balap. Sementara kapasitas grand stand mencapai 93.200 tempat duduk. Itu belum termasuk 138.700 area tanpa tempat duduk dan hospitality suites yang mampu menampung 7.700 penonton.(NGO)
DENPASAR,KHATULISTIWAONLINE.COM
Tim ilmuwan yang dipimpin oleh Universitas Bristol, Inggris ungkap hasil riset ilmiah, mengapa Gunung Agung di Bali meletus pada November 2017, setelah lebih 50 tahun mengalami dormansi.
Temuan yang diterbitkan di jurnal Nature Communications ini dapat memiliki implikasi penting untuk meramalkan letusan di masa depan di daerah tersebut. Salah satu yang terpenting adalah, ditemukannya bukti geofisika, kemungkinan sistem pipa vulkanik yang saling terhubung antara gunung Agung dengan gunung Batur.
Letusan Gunung Agung sebelumnya pada tahun 1963 menewaskan hampir 2.000 orang dan diikuti oleh letusan-letusan kecil di gunung berapi tetangganya, Gunung Batur. Karena peristiwa masa lalu ini adalah salah satu letusan gunung berapi paling mematikan di abad ke-20, upaya besar dikerahkan oleh komunitas ilmuwan untuk memantau dan memahami bangunnya kembali aktivitas Gunung Agung.
Dalam erupsi terbaru November 2017, dua bulan sebelum letusan, tiba-tiba terjadi peningkatan sejumlah gempa kecil di sekitar gunung berapi yang tidur selama 54 tahun itu. Peristiwa itu memicu evakuasi sekitar 100.000 orang.
Menggunakan citra satelit Sentinel-1
Tim ilmuwan dari Fakultas Ilmu Kebumian Universitas Bristol, yang dipimpin oleh Dr. Juliet Biggs menggunakan citra satelit Sentinel-1 yang disediakan oleh Badan Antariksa Eropa (ESA) untuk memantau deformasi tanah di Gunung Agung.
Biggs menjelaskan: “Dari pemantauan jarak jauh, kami dapat memetakan setiap gerakan tanah, yang mungkin merupakan indikator bahwa magma segar bergerak di bawah gunung berapi.”
Dalam studi terbaru, yang dilakukan bekerja sama dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Indonesia (CVGHM), tim ini mendeteksi kenaikan sekitar 8-10 cm di sisi utara gunung berapi selama periode aktivitas gempa bumi yang hebat.
Sistem pipa yang terhubung
Dr. Fabien Albino, dari Bristol School of Earth Sciences menambahkan: “Yang mengejutkan adalah kami memperhatikan bahwa baik aktivitas gempa dan sinyal deformasi tanah terletak lima kilometer dari puncak, yang berarti bahwa magma bergerak ke samping serta vertikal ke atas.”
Ditambahkannya: “Studi kami memberikan bukti geofisika pertama bahwa Gunung Agung dan Gunung Batur mungkin memiliki sistem pipa vulkanik yang terhubung.”
Tim peneliti menyebutkan: “Temuan ini memiliki implikasi penting bagi peramalan letusan dan bisa menjelaskan terjadinya letusan simultan seperti pada tahun 1963.”
Studi tersebut didanai oleh Pusat Pengamatan dan Pemodelan Gempa Bumi, Gunung Berapi, dan Tektonik (COMET), sebuah pusat penelitian terkemuka dunia yang berfokus pada proses tektonik dan vulkanik dengan menggunakan teknik observasi bumi.(NOV)
Sumber: (Universitas Bristol/Nature Communications/ap/ml)
MAKASSAR,KHATULISTIWAONLINE.COM
Pelda Daniel Pongkala, orang tua Taruna ATKP Makassar yang tewas dianiaya seniornya, meminta polisi untuk terus mengusut kasus yang menimpa putranya, Aldama. Ia yakin, anaknya tidak dianiaya oleh satu orang, melainkan dikeroyok.
“Saya yakin pelakunya tidak sendiri. Makanya saya minta pihak Kepolisian untuk terus mengusut kasus ini dan tidak berhenti di satu orang pelaku saja,” kata Pelda Daniel Pongkala, Senin (11/2/2019).
Selain karena luka lebam di tubuh anaknya, ada beberapa fakta yang menurutnya janggal. Dimana anaknya itu, dianiaya bukan oleh senior satu jurusannya di Lalu Lintas Udara (LLU) melainkan jurusan Teknik Kelistrikan.
“Dihukum oleh senior beda jurusan itu tidak lazim di pendidikan Taruna. Lagipula, anak saya ini karateka sudah sabuk hitam. Kalau hanya satu dua orang saja, saya yakin dia bisa imbangi,” lanjutnya.
Puluhan orang tua taruna ATKP Makassar yang datang ke rumah duka, pun telah beramai-ramai menyampaikan bentuk kekerasan yang dialami oleh anak-anak mereka selama ini. Mulai dari penyiksaan fisik hingga hukuman yang tidak masuk akal.
“Orang tua menyampaikan ke saya, ada anak perempuannya dianiaya bukan malah seniornya tapi oleh pembinanya yang laki-laki. Ada juga disuruh makan sabun. Terus ada juga disuruh kumur-kumur, airnya itu disatukan lalu disuruh minum,” ungkapnya.
Terkait pemberhentian direktur ATKP Makassar, Daniel mengaku tidak terlalu peduli. Ia lebih berharap adanya komitmen dari ATKP untuk merubah pola kekerasan yang selama ini dipraktikkan, baik oleh senior maupun pihak kampus agar tak terjadi lagi nantinya.
“Kalau itu memang tanggung jawab pimpinan. Tapi siapapun pemimpinnya, harusnya pola kekerasan itu dihilangkan, biar kedepannya tidak ada lagi kasus seperti ini terjadi. Cukuplah anak saya yang jadi korban,” ujarnya.
Baca juga: Polisi Sudah Periksa 24 Saksi di Kasus Tewasnya Taruna ATKP Makassar
Taruna muda Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar, Aldama Putra Pongkala (19) tewas dianiaya oleh seniornya, Minggu (3/2). Ia dihukum hanya karena tidak mengenakan helm saat masuk ke kampus. Di kasus ini, Polisi masih melakukan pemeriksaan dan menetapkan satu orang tersangka. (NGO)