BOGOR, KHATULISTIWAONLINE.COM –
Selaku salah satu pengelola Apartemen Bogor Valley angkat bicara. Ia tidak memungkiri adanya praktik prostitusi di apartemen. Masalah ini terjadi karena apartemen disewakan secara pribadi.
“Kalau masalah prostitusi kan memang dari zaman tahun 2015, 2018 itu sudah ada, di berita juga ada. Jadi kalau masalah terkait prostitusi di sini, kalau dibilang ada memang ada, cuma kan kita nggak tahu siapa yang menyewakan unit ini,” kata Surya ketika dihubungi.
Surya menduga ada oknum agen unit apartemen yang menyewakan unit secara harian atau per jam, tanpa sepengetahuan pemilik unit apartemen. Sehingga praktik prostitusi terselubung terjadi di dalam apartemen.
“Kita sudah sampaikan juga ke agen-agen selektif ke penyewa, ini kan agen unit nggak mau tau yang sewa itu pasangan muda, pasangan tua, semua bisa masuk. Ini kan yang jadi ajang, bahkan apartemen di sini yang paling nyaman buat transitan, buat open BO dan lain-lain,” kata Surya.
Ia mengaku pernah meminta kepada Satpol PP untuk bertindak dan melakukan razia terkait adanya dugaan prostitusi tersebut.
“Ini yang akhirnya kita bawa surat ke DPRD, minta dijembatani ketemu dinas terkait, termasuk Satpol PP atau apa. Jujur kita sempat meminta apartemen ini dirazia, ini kan nggak pernah ada razia di sini,” tambahnya. (MAD)