KOTA SOLOK, KHATULISTIWAONLINE.COM
Hari ini, Selasa (29/6/2021), perjalanan Tim 11 Pejuang Lingkungan Tanah Batak
yang tengah melakukan aksi jalan kaki dari Toba, Sumatera Utara ke Jakarta untuk meminta pemerintah menutup PT. Toba Pulp Lestari (TPL) memasuki hari ke 16.
Setelah melakukan perjalanan dari Bukit Danau Singkarak, Senin (28/6/2021), Togu Simorangkir, Irwan Sirait, Anita Martha Hutagalung bersama 8 anggota tim lainnya, mereka tiba di wilayah Solok, Sumatera Barat dan malam harinya menginap di rumah salah seorang warga yang berasal dari Sumatera Utara, yaitu Anto P. Sihombing/ br Sijabat.
Kedatangan rombongan Togu Simorangkir dan teman mendapat sambutan hangat dari warga sekitar. Selain memberikan dukungan dan mendoakan agar Tim 11 selamat selama dalam perjalanan hingga tiba di Jakarta, menurut Jevri Manik selaku Ketua Tim, setelah 10 menit perjalanan dari rumah Pak Sihombing, sejumlah warga menyapa, dan di antaranya yang diketahui Boru Manik bahkan memberikan bekal berupa roti kepada Anita Martha Hutagalung.

Setelah berbincang sejenak dengan warga, para aktivis lingkungan dan pegiat media sosial itu melanjutkan perjalanan. Togu Simorangkir, Irwan Sirait, Anita Martha Hutagalung bersama delapan orang lainnya memulai perjalanan dari makam Pahlawan Nasional Sisingamangaraja, Desa Pagar Batu, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, pada Senin (14/6/2021). Aksi tersebut sebagai bentuk protes atas keberadaan PT.TPL yang selama ini diduga telah merusak hutan di kawasan Tapanuli dan kerap bentrok dengan masyarakat adat.
Nantinya, setibanya di Jakarta setelah melakukan perjalanan sepanjang 1.750 Km sesuai perhitungan google, dari Lintas Barat Sumatera, mereka akan menemui Presiden Joko Widodo untuk menyampaikan berbagai pelanggaran yang dilakukan PT.TPL, dan meminta pemerintah mencabut izin konsesi pabrik bubur kertas tersebut.
Penulis: Esdon Siringoringo.