Jumat, 19 Oktober 2018
tarif listrik
ads here

Tentang Kami

Sejarah Lahirnya Surat Kabar Khatulistiwa

Jhon-Eilbert-Sitinjak

Oleh : Jhon Eilbert Sitinjak

Tepatnya 2 Juli 2007 saya dan teman bernama Joshrius Sitinjak, diundang oleh Sudaryanto yang pada saat itu menjabat Cooporate Secretary Angkasa Pura II, mengundang kami berdua untuk membicarakan Kasus Bandara Soepadio yang ditengarai merugikan negara hampir 4 M dalam proyek pelapisan ulang Bandara Soepadio tahun 2004.

Ketika sedang dalam pertemuan di lantai 5 kantor pusat Angkasa Pura II Joshrius melontarkan kata kata dengan mengatakan, nanti akan saya pinjam gedung KPK untuk melakukan siaran PERS, karena itu juga dibangun atas uang rakyat, jadi bisa dong kata Joshrius. Ketika pertemuan sudah berahir, kami keluar dari ruangan lantai 5, tiba- tiba sudah ada menunggu beberapa oknum polisi dan mengatakan, siapa tadi mengaku- ngaku KPK Kata seseorang, sembari membawa saya dan Joshrius ke Polres Khusus Bandara. Di kantor Polisi, salah seorang mengaku dari KPK bernama Adhika melontakan kata-kata, pimpinan kami menugaskan kami agar menembak dan memusnahkan yang mengaku-ngaku KPK dan mereka menjadi pelapor di polres Bandara Sukarno Hatta dengan menjerat saya dan Joshrius dengan pasal 335.

Pada waktu itu media yang saya pegang adalah Tabloid SENSOR sebagai Pimpinan Wilayah Propinsi Banten. Dengan mengurus kelengkapan persyaratan, saya mendirikan KHATULISTIWA dan membuat hari jadinya tgl 28-8- 2008. Yang aneh menurut saya, begitu gampangnya pejabat Angkasa Pura menghadirkan orang orang KPK untuk mecoba mengkriminalisasi kami, bukan menyelesaikan kasus korupsi yang sedang kami beritahu. Demikianlah sejarah singkat Lahirnya surat kabar KHATULISTIWA, Karena objek perkara yang kami buka adanya di Pontianak Kalimantan Barat. “Yang benar bisa disalahkan, namun kebenaran takkan terkalahkan. Tuhan Bersama Kita”.

 

2015 Khatulistiwa Online - All Rights Reserved. Powered by LendCreative